Rabu, 14 Januari 2015

Berobat dengan istighfar, Hal 1.



      Berdasarkan berbagai penelitian moderen baru- baru ini, telah terbukti bahwa setiap pelaksanaanibadah dapat mendatangkan berbagai efek poditif bagi pelaksananya,  Bahkan, ibadahpun juga bisa berperan sebagai obat, baik obat jasmani maupun rohani,. Oleh karena itu, tidak mengherankan jiga ritual tersebut dikatakan sebagai terapi pengobatan bagi beberapa pakar kesehata. Pada dasarnya, catatan\tulisan ini adalah gabungan dari beberapa risalah yang menjelaskan perihal terapi dengan ibadah yang di tulis oleh beberapa penulis yang terkemuka di timur tengah. Di mulai dari terapi istighfar, sedekah, doa, Al-Qura'n, puasa, dan shalat. Semunya dibahas secara runtut dan mudah di pahami sehingga bisa di nikmati oleh ber bagai kalangan.

       Di mulai dengan terafi dengan istighfar. Allah ridha terhadap orang yang beristighfar dengan jujur. Karena, berarti ia mengakui dosa-dosanya dan merendahkan diri di hadapan Robbnya dan penciptanya.
       Istighfar ialah obat serta penyembuhan yang efektif daro dosa-dosa dan kesalahan-kesalahn. Maka, wahai orang yang tercabik-cabik kekhawatiran sedang mencabiknya, kecemasan sedang melemahkannya serta kesedihan sedang menyiksanya, beristighfarlah! Sebab, ia dapat menghalau awab hitam kesemasan dan menghilangkan mendung kesedihan. Ia adalah balsem penyembuh dan oabat yang tepat.

      Dan terdapat banyak lapadz istighfar yang di sebutkan dalam hadits-hadits shahih yang di rhiwayatkan dari Nabi. Sudah menjadi keharusan bagi seorang muslim untuk memperbanyak membacanya, demi meneladani Nabi. Di antara lapadz-lapadz tersebut ialah:
                                      رب اغفرلي وتب علي إنك انت التواب الرحيم.                 
           "Ya Rabbi, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."12

                                 أستغفر الله اللدي لا إله إﻵ هو الحي القيوم واتوب إليه.
          "Aku mohon amoun kepada Allah Yang tidak ada ilah(yang berhak diibadahi) selain Dia, Zat Yang Mahahidup dan Berdiri sendiri, dan aku bertobat padanya."13

                                                                                              أستغفر الله وأتوب إليه  
          "Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya."14

           Di antaranya pula ialah sayyidul istighfar (pemimpin istighfar)                                            اللهم انت ربي ﻻاله إﻻ انت خلقتني وأنا عبدك وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت أعوذبك من شرما صنعت أبوءلك بنعمتك علي وأبوء بذنبي        
                                  . فاغفرلي فإنه ﻻيغفر الذنوب إﻷ انت
             "Ya allah, Engkau ialah Robb-ku, tidak ada ilah(yang berhak diibadahi) selain Engkau,. Engkaulah Yang telah menciptakanku, dan aky ialah hamba-Mu. Aku senantias berada diatas janji kepada-Mu (meyakini) janji-Mu, sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan (amal) yang Ku perbuat. Aku mengakui segala nikmat-Mu yang Engkau berikan kepadaku, dan aku akui juga dosa-dosaku. Maka, ampunilah aku. Sebab, tiada yang bisa mengampuni dosa-dosa selain Engkau."

       Inilah lapadz-lapadz yang di riwayatkan dari Nabi dalam hadits-hadits shahih.           Dan terdapat keunggulan pada sayyidul istighfar( pemimpin istighfar ) ialah, Barang siapa yang mengucapkannya pada pagi hari dengan penuh keyakinan terhadapnya, lalu ia meninggal dunia pada hari itu sebelum sore tiba, maka ia termasuk penduduk surga. Dan  siapa yang mengucapkannya di malam hari dengan penuh keyakinan terhadapnya, lalu ia meninggal dunia senelum pagi tiba, maka ia termasuk penduduk surga juga.

     Betapa manfaatnya memperbanyak baca istighfar, yang bisa menenangkan dan memperdekatkan kita kepada sang pencipta, bahwa tiada kekuatan dan pertolongan selain dari-Nya.
        semoga permulaannya catatan ini bisa ber manfaat untuk para pembaca, dan catatan ini belum selsai  masih ada lima hal lagi untuk bisa menyempurnakan catatan tentang Terapi Dengan Ibadah, tapi insyaallah akan berlanjut.

   
   

0 komentar:

Posting Komentar